Update
Rupiah bergerak stabil di perdagangan pagi Transformasi digital daerah mulai diperkuat Startup lokal fokus pada keamanan data pengguna Pelaku UMKM memperluas kanal penjualan online Rupiah bergerak stabil di perdagangan pagi Transformasi digital daerah mulai diperkuat
Beranda LembagaJelang Pembagian Rapor, Guru Wajib Perhatikan Delapan Tahapan di E-Rapor Ini
Jelang Pembagian Rapor, Guru Wajib Perhatikan Delapan Tahapan di E-Rapor Ini
Lembaga

Jelang Pembagian Rapor, Guru Wajib Perhatikan Delapan Tahapan di E-Rapor Ini

Pembagian rapor sebentar lagi, inilah saatnya guru memaksimalkan kualitas pelaporan untuk hasil belajar siswa dengan menggunakan aplikasi e-Rapor

Redaksi JurnalKita Senin, 8 Juni 2026 184 dibaca
Jelang Pembagian Rapor, Guru Wajib Perhatikan Delapan Tahapan di E-Rapor Ini

Pembagian rapor sebentar lagi, inilah saatnya guru memaksimalkan kualitas pelaporan untuk hasil belajar siswa dengan menggunakan aplikasi e-Rapor. Guru mempunyai peranan penting untuk memastikan semua data-data sudah terisi di dalam e-Rapor dengan benar, sehingga rapor yang diterima siswa menjadi lebih akurat dan lengkap. 

Delapan Tahapan Mengelola Hasil Belajar Siswa di e-Rapor

Menurut informasi dari infografis e-Rapor, adda beberapa Langkah yang harus tenaga pendidik lakukan selama mengelola rapor menggunakan aplikasi ini. Berikut tahapan-tahapannya, antara lain :
1. Selesaikan Data Referensi
Pertama, guru harus memastikan data-data referensi sudah dilengkapi sesuai dengan ketentuan berlaku. Dengan kelengkapan data referensi, bisa membantu system untuk bekerja optimal. Selain itu juga bisa meminimalisir resiko kesalahan Ketika mengelola rapor.
2. Melengkapi Data Kokurikuler
Data ini biasanya meliputi berbagai aktivitas para peserta didik di luar aktivitas pembelajaran yang utama. Informasi ini sangat penting sebagai bagian gambaran perkembangan siswa. 
3. Melengkapi Tujuan Pembelajaran
Guru harus melengkapi tujuan pembelajaran sesuai capaian pembelajaran yang telah ditentukan. Dengan tujuan pembelajaran ini, dapat membantu proses penyusunan deskripsi dan penilaian hasil belajar siswa. 
4. Input Nilai Peserta Didik
Selanjutnya, guru menginpput nilai para peserta didik, yang mencakup nilai pengetahuan, sikap dan keterampilan sesuai kriteria yang berlaku. Guru harus teliti mengisi nilai peserta didik, karena mencerminkan kemampuan para siswa. 
5. Pembaruan Data Siswa
Informasi dan kelengkapan identitas peserta didik juga harus selalu di update agar data pada sistem lebih akurat. Hal ini sangatlah penting, supaya tidak terjadi kesalahan dalam pengadministrasi.
6. Input Kehadiran Siswa
Jangan lupa pula untuk menginput kehaddiran siswa secara rutin. Data kehadiran siswa adalah indikator terpenting pada proses evaluasi sekaligus laporan perkembangan siswa. 
7. Menginput Nilai Ekstrakurikuler
Selain nilai hasil belajar di dalam kelas, guru juga wajib menginput nilai ekstrakurikuler yang telah diikuti siswa. Adapun penilaian ini menggambarkan minat, bakat dan juga keterampilan peserta didik di luar aktivitas akademik. 
8. Mengisi Catatan Wali Kelas
Catatan ini berupa informasi perkembangan siswa secara objektif, konstruktif dan juga positif. Dengan catatan tersebut, bisa membantu orang tua siswa untuk mendapatkan gambaran perkembangan karakter anak dengan lebih lengkap.
Melalui pengelolaan dan pengolahan data siswa yang akurat, sekolah tentu saja biisa menyajikan laporan hasil pembelajaran siswa yang berkualitas, sekaligus bisa mendukung tata kelola sistem pendidikan yang modern dan lebih efektif.